Langsung ke konten utama

Pengantar Rangkain Listrik

Sistem Listrik terbagi:
1. Pembangkit sinyal
2. Penyalur Sinyal
3. Pengola sinyal

Implementasi sistem listrik:
Berupam elemen-elemen listrik yang dirangkai sehingga membentuk fungsi tertentu

Elemen listrik itu berupa:
1. Sumber
    Mengeluarkan/memberikan daya
    a. sumber dependent
        keluarannya dipengaruhi masukan
    b. sumber independent
        keluaran tidak dipengaruhi masukan
2. Komponen
    Menerima/menyerap daya
    a. komponen pasif (RLC)
        Out/in <= 1
    b. komponen aktif (semikonduktor)
        Out > in

Pada suatu rangkaian terdapat:
1. Node/titik
    adalah tempat bertemunya terminal dari elemen rangkaian
2. Loop
    adalah kumpulan elemen terhubung yang membentuk jalur tertutup
3. Besaran/satuan
    a. tegangan  (V)
        sumber independent:
      
       sumber dependent:
       

    b. Arus (I)
        sumber independent:
        
        sumber dependent:
        
        
    c. Resistansi (R)
    d. Konduktansi (G)

Teori dasar rangkaian listrik:
1. Kerja yang dilakukan oleh gaya sebesar satu Newton untuk memindahkan benda sejauh satu meter.          2. Berlaku hukum Kekekalan Energi à tidak dapat dihasilkan dan tidak dapat dihilangkan, Energi hanya   berpindah dari satu bentuk ke bentuk yang lainnya.
3. Jika sebuah penghantar atau resistansi atau hantaran dilewati oleh sebuah arus maka pada kedua ujung penghantar tersebut akan muncul beda potensialatau Hukum Ohm menyatakan bahwa tegangan pada berbagai jenis bahan pengantar adalah berbanding lurus dengan arus yang mengalir melalui bahan tersebut.
Secara matematis :
                                V  =  I R
4. Hukum KirchoffKirchoff’s Current Law (KCL)
    Jumlah arus yang memasuki suatu percabangan atau node atau simpul samadengan arus yang meninggalkan  percabangan atau node atau simpul,
dengan kata lain jumlah aljabar semua arus yang memasuki sebuah percabangan atau node atau simpul samadengan nol.

5. Hukum Kirchoff II Kirchoff’s Voltage Law (KVL)
 Jumlah tegangan pada suatu lintasan tertutup samadengan nol, atau penjumlahan tegangan pada  masing masing komponen penyusunnya yang membentuk satu lintasan tertutup akan bernilai samadengan nol.
Secara matematis :
                                    


Analisa Rangkaian:

Penyelesaian permasalahan yang timbul pada rangkaian listrik dapat
menggunakan metode analisis rangkaian sebagai alat bantu bilamana konsep
dasar atau hukum-hukum dasar seperti hukum Ohm dan hukum Kirchoff tidak
dapat menyelesaikan permasalahan pada rangkaian tersebut.
Pada saat ini akan dibahas tiga metoda analisis rangkaian yang akan dipakai, yaitu:
1. Analisa node
    Node atau titik simpul adalah titik pertemuan dari dua atau lebih elemen rangkaian
    Junction atau titik simpul utama atau titik percabangan adalah titik pertemuan dari tiga atau lebih elemen
    rangkaian.
    yang harus diperhatikan dalam analisis node:
Analisis node berprinsip pada Hukum Kirchoff I/ KCL
Jumlah arus yang masuk dan keluar dari titik percabangan akan samadengan nol
Tegangan merupakan parameter yang tidak diketahui.
Analisis node lebih mudah jika pencatunya semuanya adalah sumber arus
Analisis node dapat diterapkan pada sumber searah/ DC maupun sumber bolak-balik/ AC.
Menentukan node referensi sebagai ground/ potensial nol.
Menentukan node voltage, yaitu tegangan antara node non referensi dan ground.
Asumsikan tegangan node yang sedang diperhitungkan lebih tinggi daripada tegangan node manapun, sehingga arah arus keluar dari node tersebut positif.
Jika terdapat N node, maka jumlah node voltage adalah (N-1). Jumlah node voltage ini akan menentukan banyaknya persamaan yang dihasilkan.

Supernode:
Analisis node mudah dilakukan bila pencatunya berupa sumber arus. Apabila pada
rangkaian tersebut terdapat sumber tegangan, maka sumber tegangan tersebut  diperlakukan
sebagai supernode, yaitu dengan menganggap sumber tegangan tersebut sebagai satu node.
Contoh :


2. Analisa mesh / loop
untuk analisa mesh dan yang lainnya dilanjutkan di lain waktu

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Review Khan Academy

     Tantangan 10 hari di level terakhir kelas Bunda Sayang ini sangat menantang bagi saya. Kami diminta menemukan dan mereview sebuah aplikasi berbasis teknologi yang bisa membantu dalam pengasuhan anak dan pengembangan diri serta keluarga. Kalau ingin membuat review, tentu saja harus mengutak atik terlebih dahulu aplikasi tersebut, sehingga ditemukan cara penggunaan, manfaat, kelebihan dan kelemahannya.      Nah, kali ini saya ingin mereview software aplikasi berbasis android bernama "Khan Academy". Selain untuk android, juga ada versi desktop yang bisa diakses lewat komputer. Beginilah tampilan aplikasi khan academy: Gambar 1. Tampilan website Khan academy versi desktop Gambar 2. Khan academy versi android Gambar 3. Khan academy versi desktop berbahasa Indonesia Gambar 4. Khan academy versi software microsoft      Khan academy adalah organisasi pendidikan non-profit yang didirikan pada tahun 2006 oleh salm...

Aha! Ini Matematika - Part a10

Wah, sudah banyak tumpukan kain dari jemuran yang belum Bunda setrika, bahkan belum dilipat. Jadi, hari ini Bunda melipat dan merapian tumpukan kain saja. Bunda mengajak Lathiifa untuk ikut membantu. Sambil bercerita pada Lathiifa sambil memisah-misahkan kain Ayah, Bunda, Lathiifa. Awalnya Lathiifa anteng saja duduk di pangkuan Bunda sambil memperhatikan apa yang Bunda kerjakan. Ternyata dia mulai berinisiatif "membantu" Bunda merapikan dan mengelompokkan kain-kain itu. Bunda berharap Lathiifa mendapatkan pengalaman mengklasifikasikan dan mengelompokkan benda-benda sesuai jenis, fungsi, atau bentuknya. Sepertinya kegiatan ini juga harus segera dialihkan, karena kegiatan "membantu" Lathiifa semakin kreatif dalam mengelompokkan kain-kain yang sudah Bunda rapikan.

Aha! Ini Matematika - Part 9

Dari kemaren Lathiifa demam, Bunda kasihan dan sedih. Sewaktu badannya panas, cuma tiduran dipangku Ayah atau Bunda. Tapi sewaktu suhu tubuhnya mulai normal, Lathiifa seperti biasa mulai lagi dengan kegiatan eksplorasinya di rumah. Saat Lathiifa demam, kami tidak banyak berkegiatan. Yang berkesan bagi Bunda dan Lathiifa saat kami bermain air menggunakan botol spray. Lathiifa tidak suka di kompres dengan menaruh handuk basah di kepalanya, akhirnya Bunda berusaha menyuapi air putih yang banyak dan sebagai ganti kompres, Bunda menyemprotkan air dengan botol spray ke area-area yang panas. Butiran air yang keluar dari botol spray sangat halus, sehingga hampir seperti uap. Saat kena ke kulit Lathiiifa yang panas, partikel-partikel air yang menempel langsung menjadi hangat. Alhamdulillah panas Lathiifa turun lebih cepat. Lathiifa sangat senang saat Bunda menyemprotkan air ke kepalanya, dia juga tidak keberatan sewaktu Bunda menyemprot ketiak dan kuduknya. Mungkin karena tubuhnya mengeluarkan ...