Langsung ke konten utama

Review Khan Academy

     Tantangan 10 hari di level terakhir kelas Bunda Sayang ini sangat menantang bagi saya. Kami diminta menemukan dan mereview sebuah aplikasi berbasis teknologi yang bisa membantu dalam pengasuhan anak dan pengembangan diri serta keluarga. Kalau ingin membuat review, tentu saja harus mengutak atik terlebih dahulu aplikasi tersebut, sehingga ditemukan cara penggunaan, manfaat, kelebihan dan kelemahannya.
     Nah, kali ini saya ingin mereview software aplikasi berbasis android bernama "Khan Academy". Selain untuk android, juga ada versi desktop yang bisa diakses lewat komputer. Beginilah tampilan aplikasi khan academy:
Gambar 1. Tampilan website Khan academy versi desktop


Gambar 2. Khan academy versi android

Gambar 3. Khan academy versi desktop berbahasa Indonesia


Gambar 4. Khan academy versi software microsoft

     Khan academy adalah organisasi pendidikan non-profit yang didirikan pada tahun 2006 oleh salman khan, seorang lulusan MIT dan Harvard Business School. Organisasi ini mempunyai misi "menyediakan pendidikan berkualitas tinggi untuk semua orang di mana saja". 
Sumber: Wikipedia

Khan academy dapat diakses pada link:

Sedangkan versi yang berbahasa indonesianya:

Untuk versi aplikasi android, dapat diunduh pada:

Khan Academy versi aplikasi microsoft:


Adapun fitur-fitur yang ada pada khan academy yaitu:
1.  Materi berupa video untuk bermacam- macam topik, mulai dari matematika, sains, seni, komputer, ekonomi, sampai tes masuk perguruan tinggi.
2. Untuk setiap topik, diberikan tes awal terlebih dahulu untuk melihat start poin siswa.
3. Diberikan kuis setiap selesai mempelajari suatu topik agar terlihat progress pemahaman siswa.
4. Pada akhir sesi diberikan tes untuk topik yang telah dipelajari.
5. Fitur search untuk mencari topik seauai dengan yang ingin kita pelajari.
6. Fitur bookmark untuk menandai.
7. Persiapan pilihan karir.

Keunggulan aplikasi khan academy ini diantaranya:
1.  Memuat banyak sekali materi dengan klasifikasi topik yang jelas dan terstruktur 
2. Terdapat pemilihan topik berdasarkan grade
3. Materi disampaikan dengan sederhana dan menarik.
4 . Kuis dan tes yang simultan sehingga bisa diukur tingkat pemahaman siswa.
5. Akses yang mudah, cara penggunaan yang sederhana, dan multi platform.
6. Video dapat diunduh untuk dibuka kemudian.
7. Sudah tersedia versi bahasa indonesia.

Kekurangan yang ada:
1. Membutuhkan data internet yang banyak dan cepat.
2. Untuk versi bahasa Indonesia, materi belum selengkap versi bahasa inggris.

Namun, kekurangan yang ada ini tidak seberapa dibandingkan kelebihan dan manfaat yang dimilikinya. Semoga komitmen pendiri untuk mengembangkan khan academy agar memberi pengetahuan berkualitas bagi masyarakat kalangan bawah dapat terus berlanjut. Semakin lama insyaAllah semakin banyak fitur bermanfaat sesuai perkembangan teknologi.

Berikut cuplikan dari apikasi:

Gambar 5. Halaman awal aplikasi

Gambar 6. Sebagian topik yang bisa dipilih

Gambar 7. Fitur search

Gambar 8. Tampilan materi dari subtopik mengenai cryptography pada topik computer


Baiklah, sekian review khan academy, semoga bermanfaat :)


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Aha! Ini Matematika - Part a10

Wah, sudah banyak tumpukan kain dari jemuran yang belum Bunda setrika, bahkan belum dilipat. Jadi, hari ini Bunda melipat dan merapian tumpukan kain saja. Bunda mengajak Lathiifa untuk ikut membantu. Sambil bercerita pada Lathiifa sambil memisah-misahkan kain Ayah, Bunda, Lathiifa. Awalnya Lathiifa anteng saja duduk di pangkuan Bunda sambil memperhatikan apa yang Bunda kerjakan. Ternyata dia mulai berinisiatif "membantu" Bunda merapikan dan mengelompokkan kain-kain itu. Bunda berharap Lathiifa mendapatkan pengalaman mengklasifikasikan dan mengelompokkan benda-benda sesuai jenis, fungsi, atau bentuknya. Sepertinya kegiatan ini juga harus segera dialihkan, karena kegiatan "membantu" Lathiifa semakin kreatif dalam mengelompokkan kain-kain yang sudah Bunda rapikan.

Aha! Ini Matematika - Part 9

Dari kemaren Lathiifa demam, Bunda kasihan dan sedih. Sewaktu badannya panas, cuma tiduran dipangku Ayah atau Bunda. Tapi sewaktu suhu tubuhnya mulai normal, Lathiifa seperti biasa mulai lagi dengan kegiatan eksplorasinya di rumah. Saat Lathiifa demam, kami tidak banyak berkegiatan. Yang berkesan bagi Bunda dan Lathiifa saat kami bermain air menggunakan botol spray. Lathiifa tidak suka di kompres dengan menaruh handuk basah di kepalanya, akhirnya Bunda berusaha menyuapi air putih yang banyak dan sebagai ganti kompres, Bunda menyemprotkan air dengan botol spray ke area-area yang panas. Butiran air yang keluar dari botol spray sangat halus, sehingga hampir seperti uap. Saat kena ke kulit Lathiiifa yang panas, partikel-partikel air yang menempel langsung menjadi hangat. Alhamdulillah panas Lathiifa turun lebih cepat. Lathiifa sangat senang saat Bunda menyemprotkan air ke kepalanya, dia juga tidak keberatan sewaktu Bunda menyemprot ketiak dan kuduknya. Mungkin karena tubuhnya mengeluarkan ...