Langsung ke konten utama

Aha! Ini Matematika - Part 3

Hari ini ada beberapa kegiatan yang secara tidak langsung melatih logika Lathiifa. Tentu saja sambil bermain dan Lathiifa menikmati permainannya.
1. Membongkar puzzle evamat
Ini permainan yang paling disukai Lathiifa. Ayah menempel puzzle busa evamat di dinding keliling kasur untuk antisipasi meminimalisir trauma bila kepala Lathiifa kejeduk sewaktu merangkak ataupun belajar berdiri. Puzzle ini selalu dibuka setiap hari dan Lathiifa anteng ditinggal berkegiatan kalau sedang membongkar puzzle. Mungkin karena warna warni yang kontras dan teksturnya enak untuk digigit. Nah, Bunda memanfaatkan kegemaran Lathiifa ini untuk mengenalkan pola dan warna. Walaupun Lathiifa terlihat belum mengerti dengan pola dan warna, tapi dari kegiatannya, Bunda pikir di memorinya sudah terekam bagaimana cara membedakan warna dan pola. Terlihat dari gerakan Lathiifa yang senang untuk membuka puzzle-puzzle kecil yang berbentuk benda-benda dan huruf yang warnanya kontras dengan warna puzzle utama. Secara tidak langsung Lathiifa sudah memahami pola dan warna dan memilih puzzle sesuai warna yang ia sukai.
Puzzle yang suka dibongkar Lathiifa

2. Memilih buku dan membacanya
Bunda suka memberikan beberapa buku berwarna untuk menarik perhatian Lathiifa. Lathiifa akan bergerak mengambil salah satu buku yang menurutnya menarik dan diangkat-angkat. Berusaha membolak-balik halamannya. Walaupun masih belum mahir membolak balik buku, yang penting saat ini Lathiifa senang diberi buku dan senang bila dibacakan oleh Ayah dan Bunda.
Contoh buku untuk dipilih Lathiifa

3. Bermain balon
Untuk bermain balon sendiri, selain permainan ini disukai oleh anak-anak, Bunda juga ingin memberikan pengalaman merasakan benda ringan dan benda berat pada Lathiifa. Dengan ukuran yang sama, Balon lebih ringan daripada sebungkus diapers. Lathiifa tidak kuat mengangkat sebungkus diapers, namun ia sanggup bermain dan menggoyang-goyangkan balon dengan sebelah tangannya. Walupun Lathiifa belum mengerti apa itu berat dan ringan, namun dengan pengalamannya merasakan berat dan ringan akan tersimpan di memori dan alam bawah sadarnya.
Perbandingan benda berat dan ringan

Dari beberapa kegiatan bermain Lathiifa hari ini, matematika yang bisa dialami oleh Lathiifa seperti:
1. Pengenalan pola dan warna
2. Membuat pilihan
3. Volume dan massa (berat dan ringan)
Ayo besok kita bermain lagi Lathiifa :)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Review Khan Academy

     Tantangan 10 hari di level terakhir kelas Bunda Sayang ini sangat menantang bagi saya. Kami diminta menemukan dan mereview sebuah aplikasi berbasis teknologi yang bisa membantu dalam pengasuhan anak dan pengembangan diri serta keluarga. Kalau ingin membuat review, tentu saja harus mengutak atik terlebih dahulu aplikasi tersebut, sehingga ditemukan cara penggunaan, manfaat, kelebihan dan kelemahannya.      Nah, kali ini saya ingin mereview software aplikasi berbasis android bernama "Khan Academy". Selain untuk android, juga ada versi desktop yang bisa diakses lewat komputer. Beginilah tampilan aplikasi khan academy: Gambar 1. Tampilan website Khan academy versi desktop Gambar 2. Khan academy versi android Gambar 3. Khan academy versi desktop berbahasa Indonesia Gambar 4. Khan academy versi software microsoft      Khan academy adalah organisasi pendidikan non-profit yang didirikan pada tahun 2006 oleh salm...

Aha! Ini Matematika - Part a10

Wah, sudah banyak tumpukan kain dari jemuran yang belum Bunda setrika, bahkan belum dilipat. Jadi, hari ini Bunda melipat dan merapian tumpukan kain saja. Bunda mengajak Lathiifa untuk ikut membantu. Sambil bercerita pada Lathiifa sambil memisah-misahkan kain Ayah, Bunda, Lathiifa. Awalnya Lathiifa anteng saja duduk di pangkuan Bunda sambil memperhatikan apa yang Bunda kerjakan. Ternyata dia mulai berinisiatif "membantu" Bunda merapikan dan mengelompokkan kain-kain itu. Bunda berharap Lathiifa mendapatkan pengalaman mengklasifikasikan dan mengelompokkan benda-benda sesuai jenis, fungsi, atau bentuknya. Sepertinya kegiatan ini juga harus segera dialihkan, karena kegiatan "membantu" Lathiifa semakin kreatif dalam mengelompokkan kain-kain yang sudah Bunda rapikan.

Aha! Ini Matematika - Part 9

Dari kemaren Lathiifa demam, Bunda kasihan dan sedih. Sewaktu badannya panas, cuma tiduran dipangku Ayah atau Bunda. Tapi sewaktu suhu tubuhnya mulai normal, Lathiifa seperti biasa mulai lagi dengan kegiatan eksplorasinya di rumah. Saat Lathiifa demam, kami tidak banyak berkegiatan. Yang berkesan bagi Bunda dan Lathiifa saat kami bermain air menggunakan botol spray. Lathiifa tidak suka di kompres dengan menaruh handuk basah di kepalanya, akhirnya Bunda berusaha menyuapi air putih yang banyak dan sebagai ganti kompres, Bunda menyemprotkan air dengan botol spray ke area-area yang panas. Butiran air yang keluar dari botol spray sangat halus, sehingga hampir seperti uap. Saat kena ke kulit Lathiiifa yang panas, partikel-partikel air yang menempel langsung menjadi hangat. Alhamdulillah panas Lathiifa turun lebih cepat. Lathiifa sangat senang saat Bunda menyemprotkan air ke kepalanya, dia juga tidak keberatan sewaktu Bunda menyemprot ketiak dan kuduknya. Mungkin karena tubuhnya mengeluarkan ...