Langsung ke konten utama

Kamu Bintang Kecilku - 2

Hari ini posyandu, seperti biasa dilakukan pengukuran berat dan tinggi badan Lathiifa. Karena bulan agustus, juga dilakukan pemberian vitamin A. ada lomba balita sehat dengan menilai beberapa indikator yang terdapat pada form. Dari kegiatan tadi, Bunda menangkap beberapa hal dari Lathiifa:
1. Lathiifa belum bisa ditinggal d timbangan bayi, mungkin karena posisinya ditidurkan dan Bunda hanya berdiri d sampingnya, mungkin dia merasa akan ditinggalkan disana. Tadi Lathiifa sempat merengek saat ditimbang. Bunda merasakan hawa takut pada Lathiifa.
2. Setelah selesai ditimbang dan Lathiifa diangkat lagi, ia mulai tenang dan mulai bisa beradaptasi. Tidak memperlihatkan wajah panik sewaktu baru sampai di posyandu.
3. Lathiifa bisa diberikan vitamin A tetes dengan tenang, tanpa memberontak dan perlawanan. Lathiifa sudah mulai bisa lebih tenang saat ada pergantian suasana.
4. Saat dibaringkan di kasur untuk mengukur panjang badannya, ia sudah tidak ketakutan lagi, walupun dengan bantuan sebuah mainan untuk dipegangnya.
5. Saat menunggu hasil diumumkan Bu bidan, anak-anak bermain bersama di karpet. Lathiifa mulai berinteraksi dan mendekat pada teman-teman seumuran. Mulai menyentuh teman-temannya dan bermain dengan beberapa mainan disana.

Bunda merasakan, Lathiifa cepat beradaptasi ketika ada perubahan suasana. Walaupun pada awalnya sangat terlihat Lathiifa merasa tidak nyaman di tempat yang ramai dan ribut. Bunda berusaha langsung memeluk dan mencoba menyamankan Lathiifa, agar ia merasa berada di tempat yang aman. Satu hal yang membuat pikiran Bunda, berdasarkan perhitungan bu bidan, Lathiifa kurang tinggi dibandingkan usianya sekarang.

Gak apa-apa nak, nanti Lathiifa tinggi, InsyaAllah.....
Lathiifa kan bintangnya Bunda, si kecil cabe rawitnya Ayah dan Bunda.

Karena Lathiifa istimewa...
:*

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Review Khan Academy

     Tantangan 10 hari di level terakhir kelas Bunda Sayang ini sangat menantang bagi saya. Kami diminta menemukan dan mereview sebuah aplikasi berbasis teknologi yang bisa membantu dalam pengasuhan anak dan pengembangan diri serta keluarga. Kalau ingin membuat review, tentu saja harus mengutak atik terlebih dahulu aplikasi tersebut, sehingga ditemukan cara penggunaan, manfaat, kelebihan dan kelemahannya.      Nah, kali ini saya ingin mereview software aplikasi berbasis android bernama "Khan Academy". Selain untuk android, juga ada versi desktop yang bisa diakses lewat komputer. Beginilah tampilan aplikasi khan academy: Gambar 1. Tampilan website Khan academy versi desktop Gambar 2. Khan academy versi android Gambar 3. Khan academy versi desktop berbahasa Indonesia Gambar 4. Khan academy versi software microsoft      Khan academy adalah organisasi pendidikan non-profit yang didirikan pada tahun 2006 oleh salm...

Aha! Ini Matematika - Part a10

Wah, sudah banyak tumpukan kain dari jemuran yang belum Bunda setrika, bahkan belum dilipat. Jadi, hari ini Bunda melipat dan merapian tumpukan kain saja. Bunda mengajak Lathiifa untuk ikut membantu. Sambil bercerita pada Lathiifa sambil memisah-misahkan kain Ayah, Bunda, Lathiifa. Awalnya Lathiifa anteng saja duduk di pangkuan Bunda sambil memperhatikan apa yang Bunda kerjakan. Ternyata dia mulai berinisiatif "membantu" Bunda merapikan dan mengelompokkan kain-kain itu. Bunda berharap Lathiifa mendapatkan pengalaman mengklasifikasikan dan mengelompokkan benda-benda sesuai jenis, fungsi, atau bentuknya. Sepertinya kegiatan ini juga harus segera dialihkan, karena kegiatan "membantu" Lathiifa semakin kreatif dalam mengelompokkan kain-kain yang sudah Bunda rapikan.

Aha! Ini Matematika - Part 9

Dari kemaren Lathiifa demam, Bunda kasihan dan sedih. Sewaktu badannya panas, cuma tiduran dipangku Ayah atau Bunda. Tapi sewaktu suhu tubuhnya mulai normal, Lathiifa seperti biasa mulai lagi dengan kegiatan eksplorasinya di rumah. Saat Lathiifa demam, kami tidak banyak berkegiatan. Yang berkesan bagi Bunda dan Lathiifa saat kami bermain air menggunakan botol spray. Lathiifa tidak suka di kompres dengan menaruh handuk basah di kepalanya, akhirnya Bunda berusaha menyuapi air putih yang banyak dan sebagai ganti kompres, Bunda menyemprotkan air dengan botol spray ke area-area yang panas. Butiran air yang keluar dari botol spray sangat halus, sehingga hampir seperti uap. Saat kena ke kulit Lathiiifa yang panas, partikel-partikel air yang menempel langsung menjadi hangat. Alhamdulillah panas Lathiifa turun lebih cepat. Lathiifa sangat senang saat Bunda menyemprotkan air ke kepalanya, dia juga tidak keberatan sewaktu Bunda menyemprot ketiak dan kuduknya. Mungkin karena tubuhnya mengeluarkan ...